Ngajitajwid – Hukum tajwid surat Al baqarah ayat 51 yaitu ada mad jaiz munfashil, mad layyin, alif lam qamariyah, iqlab, ghunnah dan hukum tajwid yang lainnya yang akan kita bahas kali ini.

Al baqarah artinya adalah sapi betina, salah satu nama surat dalam Kitab Suci Al Quran urutan nomor ke 2 setelah surat Al fatihah, Al baqarah terdiri dari 286 ayat.

Untuk lebih memahami hukum bacaan tajwid apa saja yang ada didalam surat ini, silahkan simak dan pahami penjelasan dibawah ini.

Hukum Tajwid Surat Al baqarah ayat 51

وَاِذْ وٰعَدْنَا مُوْسٰىٓ اَرْبَعِيْنَ لَيْلَةً ثُمَّ اتَّخَذْتُمُ الْعِجْلَ مِنْۢ بَعْدِهٖ وَاَنْتُمْ ظٰلِمُوْنَ

Berikut ini adalah bacaan dan hukum tajwid perkata dari ayat tersebut

Mad ashli

 وٰعَدْنَا

Alasannya adalah karena ada fathah berdiri di atas huruf wawu.

Adapun cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Qolqolah sughra

وٰعَدْنَا 

Alasannya adalah karena ada huruf dal yang mati/sukun di tengah kalimat.

Cara membacanya adalah sesuai dengan namanya, qalqalah adalah memantul atau dipantulkan.

Mad thabi’i

عَدْنَا مُوْسٰىٓ

Ada dua bacaan mad thabi’i

Alasannya adalah karena ada huruf alif mati setelah fathah dan wawu mati setelah dhammah.

Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Mad Jaiz Munfasil

مُوْسٰىٓ اَرْبَعِيْنَ

Alasannya adalah ada mad thabi’i yang menghadapi huruf hamzah atau alif namun pada lain kata.

Adapun cara membacanya adalah dibaca 2 sampai 5 harakat.

Mad thabi’i

اَرْبَعِيْنَ

Alasannya adalah karena ada huruf ya mati setelah kasrah.

Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Mad Layyin

لَيْلَةً 

Alasannya adalah Karena ada huruf berharakat fathah bertemu ya mati

Adapun cara membacanya adalah dibaca lai latan

Ikhfa haqiqi

لَيْلَةً ثُمَّ

Alasannya adalah karena ada tanwin fathah yang bertemu dengan huruf tsa.

Adapun cara membacanya adalah samar-samar atau dengung panjang satu setengah alif atau 3 harakat.

Ghunnah

ثُمَّ 

Alasannya adalah karena ada huruf mim yang ditasydid

Cara membacanya adalah dibaca dengung dengan panjang dua sampai tiga harakat.

Alif lam Qamariyah

اتَّخَذْتُمُ الْعِجْلَ 

Alasannya adalah karena ada huruf alif lam mati yang bertemu dengan salah satu huruf qamariyah yaitu ‘ain.

Cara membacanya adalah al nya dibaca dengan jelas

Qolqolah sughra

الْعِجْلَ 

Alasannya adalah karena ada huruf jim yang mati/sukun di tengah kalimat.

Cara membacanya adalah sesuai dengan namanya, qalqalah adalah memantul atau dipantulkan.

Iqlab

مِنْۢ بَعْدِهٖ

Alasannya adalah karena ada nun mati yang bertemu dengan huruf ba.

Cara membacanya adalah dengan dibaca dengung panjang dua sampai tiga harakat.

Mad Shilah qoshiroh

بَعْدِهٖ

Alasannya adalah karena ada ha dhamir berharakat kasrah berdiri.

Adapun cara membacanya adalah panjang satu alif atau dua harakat.

Ikhfa haqiqi

وَاَنْتُمْ 

Alasannya adalah karena ada nun mati yang bertemu dengan huruf ta.

Adapun cara membacanya adalah samar-samar atau dengung panjang satu setengah alif atau 3 harakat.

Idzhar syafawi

وَاَنْتُمْ ظٰلِمُوْنَ

Alasannya adalah karena ada huruf mim mati yang menghadapi huruf dzho.

Adapun cara membacanya adalah huruf mimnya dibaca dengan jelas/izhar (tidak dengung).

Mad ‘arid lissukun

ظٰلِمُوْنَ

Alasannya adalah karena ada mad thabi’i menghadapi huruf yang hidup kemudian dibaca waqaf.

Adapun cara membacanya adalah dibaca panjang antara 2-6 harakat

Mendalami dan memahami semua hukum tajwid memerlukan proses yang tidak begitu lama. Tetapi hal ini tergantung dari ketekunan serta kemampuan dalam memahami dan mempelajari ilmu tajwid.

Cara terbaik untuk belajar tajwid yaitu dengan menelaah ayat-ayat di Al-Qur’an buat dicari hukum tajwid yang tertulis pada setiap huruf beserta harakat yang ada.

Membaca Al-Qur’an dengan berpegang pengetahuan tajwid dapat mengurangi kekeliruan bacaan seminimal mungkin hingga pahala yang diperoleh menjadi maksimal. Tidak hanya itu, membaca dengan tajwid juga dapat mempercantik bacaan Al-Qur’an.

Demikianlah hukum tajwid surat Al baqarah ayat 51, mohon koreksinya jika ada kesalahan di dalam penulisan dan hukum tajwid dari ayat tersebut, semoga tulisan ini bisa menambah pengetahuan dan memberi manfaat. Amiin.