Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak Semakin Meningkat, Orang Tua Harus Waspada!

Viral7 views

ervologi.com – Kasus gagal ginjal akut yang menyerang anak usia 6 bulan hingga 18 tahun semakin meningkat terutama dalam dua bulan terakhir, sehingga orang tua harus lebih waspada

Seiring dengan peningkatan tersebut, Kemenkes meminta para orang tua untuk tidak panik, tenang namun selalu waspada.

Apalagi jika anak memiliki gejala yang mengarah pada gagal ginjal akut.

Seperti mencret, mual, muntah, demam selama 3-5 hari, batuk, pilek, sering mengantuk dan kencing/kencing semakin sedikit bahkan tidak bisa buang air kecil sama sekali.

Indonesia Punya ‘Radar’ Pendeteksi Virus Varian Baru di Tiap Daerah, Ini Bocorannya

Menurut Yanti Herman, Direktur Pelayanan Kesehatan, orang tua harus selalu berhati-hati, waspada dan memantau secara ketat kesehatan anak kita, jika anak mengalami keluhan yang berujung pada gagal ginjal akut.


sebaiknya segera konsultasikan ke petugas kesehatan, jangan menunda atau berobat sendiri.

Pastikan jika anak sakit, ia memenuhi kebutuhan cairan tubuhnya dengan minum air putih.

Selanjutnya, gejala lain yang perlu diwaspadai orang tua adalah perubahan warna urine (gelap atau kecoklatan).

Main Bully di K-Drama ‘The Glory’ Part 2, Lim Ji Yeon dan Kim Hieora: Kami Benar-Benar Orang Baik

Jika warna urin berubah dan volume urin berkurang, bahkan tidak ada urin selama 6-8 jam (siang hari).

Orang tua diminta untuk segera membawa anaknya ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Sampai saat ini penyebab gagal ginjal akut pada anak belum diketahui secara pasti.

Untuk itu, pemerintah bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) membentuk tim yang bertugas mengamati dan menyelidiki kasus gagal ginjal akut pada anak.

Yuk Cegah Stunting Ala Menkes, Gampang, Begini Caranya

Dari data yang ada, gejala yang muncul di awal berhubungan dengan infeksi saluran cerna utama.

Untuk itu Kemenkes menghimbau sebagai upaya pencegahan agar para orang tua tetap memastikan perilaku hidup bersih dan sehat tetap dilaksanakan dan tetap waspada.

Pastikan tetap cuci tangan, makan makanan bergizi seimbang, jangan jajan sembarangan, minum air matang dan pastikan imunisasi anak rutin dan terus dituntaskan.

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga telah menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan.

Dengan Nomor HK.02.02./2/I/3305/2022 tentang Penatalaksanaan dan Penatalaksanaan Klinis Cedera Ginjal Akut Progresif Atipikal.

Update Terbaru! Tahapan Seleksi CPNS Kemenkumham Tahun 2023 Berbeda Untuk Setiap Kategori, Lihat Selengkapnya…

Pada Anak di Fasilitas Pelayanan Kesehatan sebagai bagian dari peningkatan kewaspadaan.

Keputusan ini memuat rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya.

Dalam hal penanganan pasien gagal ginjal akut sesuai indikasi medis.***

News Feed