Yuk Cegah Stunting Ala Menkes, Ternyata Mudah Saja, Begini Carannya

Viral10 views

ervologi.com – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menjelaskan di hadapan pimpinan daerah bahwa untuk mencegah stunting.

Menurut Menkes, hal utama yang harus dilakukan untuk mencegah stunting adalah dengan intervensi khusus ibu usia remaja dan intervensi khusus anak usia 6 bulan sampai 24 bulan.

Hal itu disampaikan dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bogor.

Update Terbaru! Tahapan Seleksi CPNS Kemenkumham Tahun 2023 Berbeda Untuk Setiap Kategori, Lihat Selengkapnya…

“Pesan saya untuk stunting hanya dua, yaitu intervensi khusus untuk ibu dari usia remaja dengan memberikan tablet tambah darah dan untuk anak usia 6 sampai 24 bulan dengan memberikan makanan pendamping protein hewani,” ujar Menkes Budi.

Menkes Budi menjelaskan stunting adalah kekurangan gizi yang mengakibatkan IQ anak menjadi 20% di bawah rata-rata.


Dengan demikian jika dilihat dari sudut pendapatan daerah, jika SDM di suatu daerah memiliki IQ yang rendah, maka pendapatan daerah juga akan rendah.

Karena masalahnya adalah jika seseorang memiliki intelektualitas yang rendah.

Alhamdulillah Pegawai Kehormatan Tahun 2023 Dapat THR dan Gaji ke-13, Cek Persyaratan dari Kementerian Keuangan

Sehingga dia tidak bisa bekerja dengan profesi yang lebih tinggi yang menghasilkan pendapatan yang juga lebih tinggi.

Menkes Budi menekankan bahwa setiap kita memiliki intelektualitas yang tinggi

”Jadi kalau mau maju, pendapatannya tinggi, jangan sampai terhambat. Karena kalau stunting intelektualnya 20% lebih rendah,” kata Menkes Budi.

Untuk mencegah stunting, lanjut Menkes, yang terpenting adalah ada intervensi khusus agar ibu di usia remaja mengalami anemia.

Sudah Tahu Cara Melaporkan SPT? Berikut Cara Lengkap Melapor SPT Online

Intervensinya dengan memberikan tablet besi dan memastikan tablet diminum.

Upaya lain yang juga penting adalah pemberian protein hewani melalui makanan pendamping sejak usia 6 hingga 24 bulan. Ini adalah awal untuk mencegah stunting.

Menkes Budi menilai, makanan tambahan juga sangat penting untuk mencegah stunting.

“Makanan tambahan yang saya sampaikan ini bukan biskuit, tapi makan makanan yang mengandung protein hewani, bisa ikan, ayam, daging sapi, yang paling mudah adalah telur,” ujar Menkes Budi.

UGM Bukan Nomor 1, Ini Peringkat 30 Universitas Terbaik Indonesia Versi EduRank 2023

Dia menekankan, jika anak sudah stunting itu sudah terlambat. Jadi jangan tunggu sampai stunting.

Menkes Budi menyarankan untuk mencegah stunting perlu rajin kontrol ke puskesmas jika berat badan anak tidak bertambah.

”Caranya, jika berat badan anak tidak bertambah maka harus segera dikirim ke Puskesmas untuk intervensi dan diberi makanan tambahan selama 14 hari,” kata Menkes Budi. ***

News Feed